Google Rilis Mesin Pembelajaran TensorFlow

Diposting pada

Google baru saja mengumumkan TensorFlow yaitu sebuah sistem mesin pembelajaran terbaru yang telah digunakan untuk keperluan penelitian hingga produksi pada beberapa lini produk Google. Sistem baru ini lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih fleksibel dari sebelumnya. Dengan TensorFlow open source ini Google ingin semua orang dapat memiliki akses ke TensorFlow.

TensorFlow
TensorFlow

Kami telah melihat secara langsung apa yang bisa TensorFlow lakukan dan kami pikir itu bisa membuat dampak yang lebih besar di luar Google, Jadi hari ini kami juga membuat TensorFlow menjadi Open Source. (tulis CEO Google Sundar Pichai) Dengan sistem yang bersifat open source, Google yakin bahwa peneliti, pengembang dan penggemar nantinya dapat berbagi ide kreatif mereka lebih efisien dari sebelumnya.

TensorFlow ini merupakan salah satu set alat yang memungkinkan setiap orang untuk mencoba ide kreatif mereka dan langsung menjadikannya produk nyata. TensorFlow selama ini telah memainkan peranan penting dalam pengenalan suara, pencarian di Google Foto dan bahkan fitur Smart terbaru lainnya.

Sistem open source TensorFlow ini merupakan sebuah perpustakaan perangkat lunak untuk mesin pembelajaran dalam berbagai macam tugas pemahaman persepsi dan bahasa. TensorFlow adalah API generasi kedua yang saat ini digunakan untuk penelitian dan produksi dengan tim yang berbeda dalam puluhan produk komersial Google.

Produk Google tersebut seperti pengenalan suara, Gmail, Foto Google, hingga Google Search. Tim ini sebelumnya telah menggunakan sistem mesin pembelajaran bernama DistBelief yang merupakan API generasi pertama. TensorFlow ini pada awalnya dikembangkan oleh Brain Google tim untuk keperluan penelitian dan produksi, kemudian dirilis pada 9 November 2015 di bawah lisensi Apache 2.0 open source.

DistBelief sebagai generasi pertama mereka mulai dibangun pada tahun 2011 dan digunakan sebagai sistem mesin pembelajaran. Lebih dari 50 tim di Google dan perusahaan lainnya telah dikerahkan dalam DistBelief tersebut, dan digunakan di hampir semua produk komersial Google, termasuk Google Search, Google Voice Search, iklan, Foto Google, Google Maps, Google Street View, Google Translate, dan YouTube.

Untuk menyempurnakan DistBelief ini, Google telah bekerjasama dengan para ilmuwan elit komputer salah satunya adalah Dr. Jeff Dean. Kerjasama tersebut bertujuan untuk menyederhanakan basis kode dari DistBelief ke sistem perpustakaan open source yang lebih cepat dan lebih kuat yang sekarang ini menjadi TensorFlow.

Video berikut ini akan menjelaskan cara kerja TensorFlow:

TensorFlow yang dirilis pada 9 November 2015 ini dapat berjalan di beberapa CPU dan GPU dengan opsional CUDA ekstensi untuk komputasi tujuan umum di unit pengolahan grafis. TensorFlow ini berjalan pada Linux 64-bit atau Mac OS X komputer desktop atau sistem server, serta pada platform komputasi mobile, termasuk Android dan iOS. Saat ini banyak tim di Google yang telah bermigrasi dari DistBelief ke TensorFlow untuk keperluan penelitian dan produksi.

Berita Rekomendasi: