Cara Memilih Kamera DSLR Second Terbaik Bagi Pemula

Diposting pada

Harga kamera DSLR baru masih relatif mahal, dari situ anda wajib mengetahuai bagaimana cara memilih kamera DSLR yang bagus tetapi dengan harga yang murah, dengan membeli kamera DSLR bekas.

kamera canon dslr
kamera canon dslr

Tips yang paling penting yang wajib anda ketahui saat memutuskan untuk memilih kamera DSLR second adalah memerlukan sedikit ketelitian agar anda bisa mendapatkan kamera DSLR bekas dengan harga murah tetapi tetap berkualitas. Meskipun kamera DSLR termasuk kategori barang canggih, tapi tetap saja namanya bekas pemakaian terkadang ada yang bermasalah entah itu pada fisik ataupun pada fungsi kamera tersebut.

Secara umum yang sudah banyak di ketahui barang second itu ada dua kategori, barang bekas tapi masih layak pakai dan barang bekas yang sudah tidak layak pakai. Saat memilih merk kamera DSLR yang anda pilih sebaiknya anda pertimbangan dengan sebaik mungkin, karena saat menetukan pilihan pada merk kamera DSLR tersebut anda tidak di sarankan untuk berganti pada merk yang lainnya.

Kenapa tidak di sarankan pindah merk ? alasan utama adalah masalah kerugian, tetapi jika anda tidak memikirkan tentang kerugian anda bisa melewatkan tips yang ini. Memiliki kamera DSLR beda dengan saat kita memiliki kamera poket biasa, Pada kamera DSLR anda bisa dengan sesuka hati mengganti berbagai jenis lensa sesuai dengan kebutuhan dan bisa dipastikan setelah memiliki kamera DSLR nanti anda pasti akan membeli berbagai macam jenis lensa.

Hal yang paling penting yang harus di ketahui adalah lensa untuk kamera merk A tidak bisa digunakan pada kamera merk B dan juga sebaliknya. Sebagai contoh  lensa untuk kamera DSLR Canon tidak cocok untuk digunakan pada kamera DSLR Nikon dan lensa untuk kamera Nikon juga tidak cocok untuk digunakan pada kamera DSLR Sony.

Untuk menghindari kerugian anda saat memutuskan untuk membeli kamera DSLR bekas, sebaiknya anda mengetahui tips dasar untuk mengetahui fungsi penting yang terdapat pada kamera DSLR tersebut. Tips dasar cara memilih kamera dslr bagi pemula akan kami jelaskan seperti berikut ini.

1. Cek Fisik Pada Bagian Body Kamera

Kita wajib memeriksa dengan teliti Fisik pada kamera DSLR yang hendak kita beli nanti. Biasanya terdapat beberapa ciri-ciri bekas pemakaian yang tampak misalnya lecet, warna pudar, karet sudah mengembang, ataupun ada bagian yang retak.

Memeriksa Karet Grip

Coba anda lihat kondisi pada pegangan kamera DSLR tersebut yang dikenal dengan nama Karet Grip. Apakah kondisinya masih tetap Doff dan juga masih tampak kasar seperti kulit jeruk, atau Karet Grip sudah menjadi licin? Jika kondisi Karet Grip masih Doff, kasar seperti kulit jeruk itu pertanda baik karena itu adalah salah satu ciri jika kamera tersebut jarang di gunakan.

Tapi jika kondisi Karet Grip sudah Licin tidak tampak kasar seperti kulit jeruk, itu artinya kamera tersebut sudah terlalu sering digunakan. Jangan lupa lihat juga apa Karet Grip itu sudah mengembang atau belum? kamera yang masih memiliki Karet Grip Doff kasar, dan belum mengembang adalah pilihan yang terbaik.

Memeriksa Karet USB
Perhatikan karet pada penutup USB baik itu penutup Kabel AV dan juga penutup Charger, karena pada beberapa kamera bagian tersebut sering hilang. Jika penutup tersebut sudah tidak ada, biasanya debu dengan mudah bisa masuk, maka dari itu pilihlah kamera yang masih ada penutup tersebut.

Memeriksa Tombol
Jangan lupa cek pada semua tombol pada kamera tersebut, apa masih berfungsi secara normal atau tidak?

Memeriksa Body
Periksa pada semua Body kamera tersebut, dan kenali tanda bekas pemakaian, biasanya tanda pemakaian sering terlihat pada pojok Body misalnya lecet, periksa bagian LCD, periksa Hotshoe Flash atau yang sering juga dikenal flash eksternal, periksa bagian strap/tempat tali kamera apa masih berfungsi atau sudah tidak layak.

Periksa bagian baut mur body dan perhatikan dengan teliti apakah sudah pernah dibuka atau belum, karena dari situ bisa dengan mudah anda ketahui apa kamera tersebut sudah di bongkar atau belum pernah. Periksa pada bagian LCD, apa sudah terdapat goresan atau belum, perhatikan juga apa LCD ada keretakan.

Periksa bagian tulisan petunjuk pada kamera tersebut, apa masih terlihat jelas atau malah sudah pudar dan hampir tidak tampak. Anda disarankan memilih kamera DSLR bekas dengan kondisi minimal 90% hingga 97%, dan tentunya yang masih terlihat bagus secara kasat mata.

Memeriksa Garansi dan Kelengkapan
Coba cek kamera itu apa masih Garansi Resmi atau sudah Ex Garansi Resmi, kalau pada point ini tergantung selera anda tetapi biasanya jika garansi resmi masih ada  rata-rata kamera masih dalam kondisi baik.  Coba cek  kelengkapan kamera tersebut.

Apa box/kardus masih ada atau tidak, masih ada strap/tali kamera atau tidak ada, dan yang lain. Biasanya keleengkapan tersebut yang mempengaruhi harga jual kamera DSLR tersebut. Kami sarankan anda lebih mengutamakan fungsi dan fisik kamera dari pada kelengkapan yang tidak terlalu penting, tapi jika anda mempunyai pilihan lain silahkan saja ikuti kenginan anda.

2. Periksa Fungsi Kamera

Ini merupakan tips yang paling penting yang wajib anda ketahui sebelum memutuskan membeli kamera DSLR bekas, Jika anda terpaksa memilih antara body dengan fungsi kami sarankan anda lebih mengutamakan untuk memilih fungsi penting yang ada dalam kamera DSLR tersebut dari pada mengutamakan pada bagian Body, karena di sini ada banyak orang yang biasanya terkecoh oleh body yang bagus tetapi lupa untuk memeriksa dengan teliti fungsi penting tersebut.

Periksa Fungsi Tombol
Kamera harus sudah terpasang lensa sebelum melakukan pengecekan, tekan kemudian periksa semua fungsi tombol pada kamera DSLR tersebut, apa semua tombol bisa berfungsi secara normal atau mungkin ada tombol yang sudah keras atau bahkan tidak berfungsi lagi.

Periksa Fungsi Shutter
Periksa dengan teliti pada bagian tombol shutter, anda bisa mencobanya dengan cara mengambil beberapa foto, coba rasakan saat Shutter pada waktu menekan setengah tombol Auto Fokus dan juga menekan tombol penuh Apa masih bisa berfungsi dengan baik ? terasa keras apa sudah terlalu lembek ? Disarankan memilih kamera dengan fungsi tombol Shutter berimbang, artinya tombol Shutter tersebut tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek.

Periksa Fungsi Titik Fokus
Pada bagian View Finder kamera DSLR umumnya terdapat beberapa bagian titik fokus, anda bisa menggerakkan titik fokus pada View Finder tersebut dan mencoba smua pada titik fokus. Sebagai contoh terdapat 5 titik, gerakkanlah pada semua titik fokus tersebut apa masih bisa berfungsi dengan baik atau tidak ? Fungsi titik fokus tersebut adalah bagian yang cukup penting pada kamera DSLR, dari situ jangan melewatkan tips yang satu ini.

Periksa Fungsi Sensor
Lihat sensor pada kamera tersebut, apa masih bersih atau sudah berdebu ? Cara ini bisa dengan mengambil sebuah objek dengan warna putih polos misalnya tembok atau yang lain. Setelah itu lihat pada LCD kamera tersebut atau bisa juga anda lihat pada Laptop. Jika hasil foto bagus bersih, artinya Sensor pada kamera masih bersih, tapi jika terdapat bintik hitam itu tandanya Sensor pada kamera tersebut sudah kotor.

Sensor pada kamera DSLR yang kotor bisa anda dibersihkan sendiri dirumah jika kotornya sedikit, tetapi jika sudah kotor banyak anda harus membawanya ke tempat servis kamera terdekat, sekedar referensi biaya untuk pembersihan satu Sensor DSLR adalah kurang lebih 100ribu hingga 150ribu, dari situ anda disarankan memilih kamera DSLR dengan kondisi sensor yang masih bersih.

Periksa Fungsi LCD
Perhatikan layar LCD dengan teliti apa ada piksel yang mati / Death Pixel atau tidak ? Cara melakukan pengecekan death pixel LCD ini  adalah dengan mengambil foto pada Objek dengan warna hitam polos, setelah itu lihatlah pada LCD kamera tersebut.

Apa ada titik yang berwarna cukup terang yang menyala ? jika sudah ada tanda tersebut berarti ada Death Pixel di LCD. Kalau sudah dalam kondisi seperti ini kami sarankan tidak memilihnya, Death Pixel pada LCD itu biasanya menjalar pada titik LCD yang lain dan jika terus menjalar lama-lama layar LCD tidak bisa digunakan lagi.

Periksa Fungsi On / Off
Coba anda matikan kamera tersebut dan hidupkan kamera itu lagi, coba anda pakai untuk mengambil gambar. Apa masih bisa berfungsi lancar atau sudah error ? Pada sebagian kamera DSLR kadang ada masalah tersebut, biasanya terjadi saat kamera off terus kamera dalam keadaan on lagi (sebut saja restart seperti pada laptop)

nah jika terjadi kamera itu tidak normal, jika kamera tersebut langsung anda digunakan untuk mengambil foto biasanya tidak berfungsi dengan baik, anda perlu menunggu beberapa saat baru bisa berfungsi dengan baik. Dari situ kami sarankan untuk tidak melewatkan pengujian tersebut dan juga kami sarankan untuk tidak memilih kamera dengan kondisi yang seperti itu.

Periksa Fungsi Baterai
Baterai merupakan salah satu hal yang anda perhatikan dengan teliti, karena jika baterai bermasalah kamera DSLR tersebut pasti juga tidak nyaman untuk digunakan. periksa apa baterai masih normal atau baterai sudah drop, jangan lupa juga tanyakan pada penjual, apakah baterai itu masih Original atau sudah diganti Third Party/palsu. Cek fungsi charge apakah baterai masih berfungsi atau sudah tidak berfungsi.

Periksa Fungsi Memori
Cek kapasitas memori dan juga fungsinya, dengan cara mengosongkan seluruh isi pada memori tersebut, setelah itu langsung anda pakai untuk mengambil foto 5 hingga 10 kali dan lamgsung lihat hasil foto pada layar LCD, setelah itu transfer file foto tersebut pada Laptop.

Coba anda lihat dengan teliti pada komputer tersebut, jika misalnya memori tersebut mulai ada kerusakan, biasanya:  foto tidak akan sesuai dari jumlah yang anda ambil, 1 sampai 2 foto ada yang tidak dapat dibuka, foto cuma tampil setengah gambar, dan juga ada setengah foto dengan warna abu-abu.

Periksa Fungsi  Shutter Count
Periksa Shutter Count atau jumlah pengambilan foto pada kamera tersebut. Untuk kamera Nikon anda  memanfaatkan software bernama Opanda, dari situ bisa anda ketahui Shutter Count pada kamera itu. Untuk kamera Canon biasanya dilakukan pengecekan ke Graha Canon atau coba cari aja alternatif pengecekan sendiri di pencarian Google. Jika sudah banyak Shutter Count tandanya kamera itu sering dipakai, dan juga umur kamera tersebut tinggal sedikit karena ada batasan Shutter Count pada kamera DSLR dan batasan itu berbeda pada setiap jenis.

Kamera Semi Pro DSLR biasanya memiliki Shutter 150ribu hingga 200ribu, Sebagai contoh misalnya pada kamera tersebut Shutter Count telah mencapai 50ribu, sisa umur kamera kurang lebih 100ribu foto lagi, dari situ kami sarankan anda untuk membeli kamera DSLR bekas yang masih memiliki Shutter Count di bawah 30ribu.